![]() |
| jidat : detected |
it's been 66 years. belum apa-apa, eyang saya lebih tua dari itu.
well, kenapa kita harus merayakan hari ini sebagai hari kemerdekaan Indonesia?
kenapa? kenapa? kenapa? (ala ustad Nur)
simple. jelas-jelas ada kata merdeka disitu. Yak, kita memperingati sekaligus mengenang jasa-jasa pahlawan yang telah memerdekakan bangsa ini dari penjajah.
Pertanyaan nya sekarang, merdeka kah kita? Sumpah ya, saya banyak banget nemuin status-status entah di facebook ataupun twitter tentang hal ini. Banyak banget yang ngeluh tentang ini. Dan jujur, itu buat saya eneg dan muak.
Mereka ngomong "Indonesia belum merdeka" "dirgahayu Indonesia, tapi sebenarnya indonesia itu belum merdeka masih banyak yang tertindas" dst.
Saya ga menyalahkan pernyataan itu. Tapi, sumpah saya ga suka. Mungkin ini berlebihan, tapi serius deh. itu tuh seperti ngomong kayak gini ke teman kamu yang lagi ultah : "well, umm, selamat ultah yaa. tapi kamu kasian yaa masih banyak kekurangannya, kamu bodoh, jelek, kamu kok hidup ya?"
itu kan *jleb banget. sarkasme banget.
My point is, iya, saya tahu banget kalo bangsa ini bobrok sana-sini tapi apa kita perlu ngeluh sana-sini? di hari ulang tahunnya pula. Ga bisa ya, sejenak aja kita berikan senyuman bangga untuk bangsa kita? apa sebegitu susahnya?
Berbicara tentang merdeka juga. On my opinion, kita ga akan betul-betul merdeka kecuali itu kiamat. kemmon, kita hidup buat berjuang, kan? memperjuangkan sesuatu yang menurut diri kita masing-masing pantas untuk diperjuangkan. Mungkin waktu '45 kita merdeka. Kita bebas dari penjajah. Tapi tau, kan? a few years after, Indonesia tertindas lagi. Meskipun bukan oleh Belanda ataupun Jepang.
Orde lama dengan segala ke-otoriter-annya, orde baru dengan segala kebungkaman rakyat dan kkn nya, reformasi dengan segala kebablasan kebebasannya. heh?
Itu artinya kita masih dijajah. dijajah oleh penjajah yang berasal dari negri sendiri. itu mengerikan banget.
Coba saya tanya buat orang-orang yang selama ini selalu protes tentang kemiskinan. "apa aja yang sudah kamu lakuin buat orang ga mampu? ga usah jauh-jauh, even tetangga kita sendiri (kalau kamu ga tinggal di perumahan elit)?"
Buat mahasiswa, teman-teman saya, yang katanya 'aksi' tapi malah bikin masyarakat risih, "apa yang sudah kalian lakuin buat ilmu pengetahuan di Indonesia? Ada berapa kali kalian bolos kuliah untuk aksi di jalanan? Apa itu bukan korupsi waktu? kalau memang iya, lantas apa bedanya kalian dengan koruptor yang kalian caci maki?
Apa ga sadar anak jalanan itu butuh ilmu? bukan uang dua puluh ribu untuk upah peramai aksi kalian?"
Daripada kita berkoar-koar mengeluhkan tentang Indonesia, apa ga sebaiknya kita do something buat Indonesia. Apapun itu, sekecil apapun.
Coba lihat mereka ...
mereka itu ga butuh waktu beberapa detik untuk jadi seperti sekarang. mereka semua mulai dari 'nol'
Jujur, saya juga belum bisa ngelakuin sesuatu yang begitu berarti buat Indonesia. But I'm on my way. And I'm never give up for that 'someday'. Gampangnya seperti ini, kalau emang 'sesuatu buat Indonesia' itu kedengaran berat banget, anggap aja kalian sedang berusaha ngelakuin yang terbaik buat orang-orang yang kalian sayang. Karena ketika kita mendapatkan 'sesuatu' saat itu kita bakal benar-benar sadar kalau Tuhan ga pernah tidur.
Jadi, jangan pernah capek buat bergerak, kawan. Apalagi kita yang masih muda. Future is on us. Kritis seperlunya, dan benahi semampunya kita.
Karena sesungguhnya 17 Agustus itu untuk mengenang dan menghormati. Bukan untuk membanding-bandingkan. Itu bahkan bukan perbandingan yang setara.
My point is, iya, saya tahu banget kalo bangsa ini bobrok sana-sini tapi apa kita perlu ngeluh sana-sini? di hari ulang tahunnya pula. Ga bisa ya, sejenak aja kita berikan senyuman bangga untuk bangsa kita? apa sebegitu susahnya?
Berbicara tentang merdeka juga. On my opinion, kita ga akan betul-betul merdeka kecuali itu kiamat. kemmon, kita hidup buat berjuang, kan? memperjuangkan sesuatu yang menurut diri kita masing-masing pantas untuk diperjuangkan. Mungkin waktu '45 kita merdeka. Kita bebas dari penjajah. Tapi tau, kan? a few years after, Indonesia tertindas lagi. Meskipun bukan oleh Belanda ataupun Jepang.
Orde lama dengan segala ke-otoriter-annya, orde baru dengan segala kebungkaman rakyat dan kkn nya, reformasi dengan segala kebablasan kebebasannya. heh?
Itu artinya kita masih dijajah. dijajah oleh penjajah yang berasal dari negri sendiri. itu mengerikan banget.
Coba saya tanya buat orang-orang yang selama ini selalu protes tentang kemiskinan. "apa aja yang sudah kamu lakuin buat orang ga mampu? ga usah jauh-jauh, even tetangga kita sendiri (kalau kamu ga tinggal di perumahan elit)?"
Buat mahasiswa, teman-teman saya, yang katanya 'aksi' tapi malah bikin masyarakat risih, "apa yang sudah kalian lakuin buat ilmu pengetahuan di Indonesia? Ada berapa kali kalian bolos kuliah untuk aksi di jalanan? Apa itu bukan korupsi waktu? kalau memang iya, lantas apa bedanya kalian dengan koruptor yang kalian caci maki?
Apa ga sadar anak jalanan itu butuh ilmu? bukan uang dua puluh ribu untuk upah peramai aksi kalian?"
Daripada kita berkoar-koar mengeluhkan tentang Indonesia, apa ga sebaiknya kita do something buat Indonesia. Apapun itu, sekecil apapun.
Coba lihat mereka ...
mereka itu ga butuh waktu beberapa detik untuk jadi seperti sekarang. mereka semua mulai dari 'nol'
Jujur, saya juga belum bisa ngelakuin sesuatu yang begitu berarti buat Indonesia. But I'm on my way. And I'm never give up for that 'someday'. Gampangnya seperti ini, kalau emang 'sesuatu buat Indonesia' itu kedengaran berat banget, anggap aja kalian sedang berusaha ngelakuin yang terbaik buat orang-orang yang kalian sayang. Karena ketika kita mendapatkan 'sesuatu' saat itu kita bakal benar-benar sadar kalau Tuhan ga pernah tidur.
Jadi, jangan pernah capek buat bergerak, kawan. Apalagi kita yang masih muda. Future is on us. Kritis seperlunya, dan benahi semampunya kita.
Karena sesungguhnya 17 Agustus itu untuk mengenang dan menghormati. Bukan untuk membanding-bandingkan. Itu bahkan bukan perbandingan yang setara.
Life is a ball of troubles.
And we alive to solve every single that, no matter hard that is.
Cause when one is gone, there's come another.
God never sleep, guys.
And God won't let us to 'sleep'
We will never get freedom. And that's why we have to fight.
At last, Dirgahayu Indonesiaku :)
Independently,
-poetry-

adek kangeeeeeeeeeeeeen baca blog mu!
ReplyDeletesumpah!
ka' vivin.. *teriak*
ReplyDeletesama ka' :')
long time no see, ka'.