Friday, December 30, 2011

PASSION OF ILLUSTRATION

Well, it is'nt about what is your target. 
It is about how do you start it.

Have a really really bad day lately.
Mood bener-bener ga biasa diajak kompromi.
semacam fake smile all the time lah.

well, you know what can turns your damn mood to a better one? Passion guys!
so, kemarin sy iseng-iseng youtubing tutorial "how to make illustration"
And I made this...


which, adopted from this pic..


I know it's bad. Alis gede sebelah. mata beda bentuk.
But, I'm a beginner :)
Atleast, I am trying. Even it's to late. hahahaha.
I just learn how to make an illustration on ma going-to-20 age. lol
which I really wanna know about it since I'm on Senior High School.
Well, it's not about what is your target. It is about how do you start it.

And after learn from mistakes *tsah
I make another one.
This time, I make the detail of the lip. Meskipun jatohnya kayak bibirnya tante-tante girang.


Yah, better than before lah yaw.
Well, I am gonna make the others next time.
I will learn how to tracing and coloring a complex stripes, how to make a gradation color, and also how to clearing eyes area.

If anyone of you know it, please let me know :)

trying is believing,
-poetry-

Monday, December 26, 2011

Thursday, December 22, 2011

Merasakan Untuk Menunjukkan

I love you, Mom. This in an unconditional love
Setiap napas ini adalah karenamu dan karenaMu.

Orang-orang bilang hari ini adalah hari ibu. Orang-orang bilang hari ini adalah hari untuk menunjukkan kasih sayang kita kepada ibu. But for me, everyday is yours, mom :)
Setiap nafas ini adalah karenamu dan karenaMu. How can I live without you?

Berbicara tentang orang tua adalah hal yang sangat mengaktifkan kelenjar air mata bagi siapapun. preman sangar sekalipun. Ini mungkin mengapa ada satu hari spesial untuk ibu. Bukan karena di hari biasa kita tidak menyayangi ibu. bukan karena di hari biasa kita tidak menghormati ibu. Tapi mungkin hanya agar di hari ini kita bisa menujukkan rasa kasih kepada ibu. Ingat menunjukkan dan merasakan adalah dua hal yang berbeda loh :)

Saya sendiri adalah orang yang sangat sulit untuk menujukkan rasa sayang. Menurut saya, semakin kita sering mengumbar "aku sayang kamu" maka akan semakin murah rasa sayang itu. Tapi coba deh kalo setiap hari orang bertingkah laku seperti pada hari ibu. Pasang dp bbm sama ibu, pm, tweet, status facebook mendadak menjadi unyu seketika. bukankah dunia akan menjadi lebih menjijikkan? Jadi bersyukurlah karena pendahulu membuat 22 desember menjadi hari unyu nasional. 

Satu hal lagi yang saya suka dari 22 Desember adalah atmosfer kehangatannya. Bukankah ini menyenangkan melihat semua anak memamerkan idola mereka dengan bangganya? tak peduli siapapun dia. entah guru, penjual jamu, cleaning service, bahkan menteri sekalipun? Bukan justin bieber atau siapapun? Ini menyenangkan mengidolakan seseorang tanpa harus membaginya dengan siapapun. Semoga saja mereka-mereka yang hari ini menyanjung-nyanjung malaikat tak bersayapnya di social media adalah bukan mereka yang pada hari biasa mengeluhkan omelannya di social media. Dan juga semoga mereka yang kebetulan tidak punya waktu lama bersama malaikatnya karena Tuhan menghendakinya, diberikan kekuatan yang lebih untuk menghadapi hari ini. Pasti hari ini akan terasa lebih berat dari hari biasa bagi mereka. But who knows? saya cuma mencoba untuk ber-empati :)

Setiap orang pasti punya skenarionya masing-masing dengan Ibunya. Setiap orang punya alasan masing-masing untuk mencintai Ibunya. Dan setiap orang pasti punya cara masing-masing untuk menyayangi Ibunya.
maka ijinkan saya, sebelum hari ini berakhir, karena saya tidak akan mudah untuk seperti ini di hari biasanya.
Ijinkan saya untuk memamerkan pahlawan saya, teman saya, malaikat saya, yang tak jarang menjadi musuh saya yang biasa saya panggil Mama kepada kalian. Seperti yang kalian lakukan juga kan? so, let me..

I can't even remember that time. but into somehow, I feel warm when I see this pic

Namanya Nurbaya Sayuti. dan yang digendongannya itu adalah Mariana Renata. Oke, fokus put! yak, itu saya. Buat yang selalu bertanya-tanya kapan saya kecilnya? ya, itu. di foto itu.
19 tahun saya hidup bersama dia. Sempat jauh ketika saya harus tinggal bersama eyang dan tante karena lokasi SD yang sangat jauh dari rumah. Saya sempat sedikit kehilangan sosok mama waktu itu. dan sempat menganggap bahwa tante yang saat itu selalu menidurkan saya adalah mamaku. Sekarang saya merasa berdosa sempat membanding-bandingkannya dengan orang lain. Tumbuh tanpa kasih sayang langsung dari orang tua mungkin yang membuat saya tidak seperti dua saudara lainnya. Saya merasa saya anak kedua yang paling manja. Paling berantakan. Paling egois. Sangat berbeda dengan dua orang saudara saya. Sempat berpikir bahwa mama malu punya anak seperti saya makanya saya dibuang ke eyang. Sekarang saya baru tau kalo semua itu demi kebaikan saya juga. Dulu waktu SD, mama jarang sekali mengambilkan raport saya. Selalu iri setiap melihat teman-teman lain datang dengan mamanya. Sayang-sayangan dengan mamanya. Bahkan mereka pun yang dengan nilai pas-pasan tetap mendapat kecup manis dari mamanya. Sementara saya, dengan nilai yang tidak mengecewakan ini terima raport tanpa mama. Tanpa kecupan bangga dari mama. Besar sedikit, saya baru tau, mama juga ternyata bekerja sebagai wali kelas di tempatnya ngajar. Bagaimana bisa dia meninggalkan kewajibannya? Sementara apa yang dia lakukan itu demi saya juga. Mama memang pekerja keras. Tidak pernah bisa tinggal diam. Selama dia sempat, dia pasti akan bekerja. Semua demi menyekolahkan anak-anaknya di tempat yang bagus. Pendidikan adalah nomer satu bagi mama dan bapak pastinya. Saya ingat satu kejadian. Ini ketika SD. Saya sempat membuat kesalahan yang saya lupa apa yang pasti saya menangis keras sekali waktu itu. Mama datang mendekati saya. Bukan menenangkan, tapi dia malah memukul saya dengan keras juga. Sambil ngomong "Berhenti menangis! mama nda suka punya anak jabe(manja)!" Dia tidak berhenti memukul sambil melotot sampai saya benar-benar berhenti menangis. Sekarang saya mengerti, mama bukan jahat. Tapi itu cara dia menyayangi saya. Waktu kecil menangis itu mengeluh. Dan tidak baik kalau dibiasakan sampai dewasa. Sampai pernah pada saat SMA, saya waktu itu pulang cepat karena ada masalah di sekolah. Sampai rumah saya menangis di bantal. Mama masuk kamar, mata saya yang bengkaknya ga manusiawi sempat berpapasan dengan matanya. Mama cuma menatap kosong sambil kembali menutup pintu kamar saya. Orang lain mungkin akan bilang itu cuek. Tapi menurut saya, anaknya. itu adalah cara dia menyayangi saya. Itu bentuk kepercayaannya bahwa apapun yang sedang saya hadapi, dia percaya saya bisa menyelesaikannya sendiri. Dan memang perlakuan itu yang saya harapkan. Ini kenapa saya bilang cinta ke mama itu adalah cinta yang tidak bersyarat. bagaimanapun menjengkelkan mama kalian, pasti kalian tak akan bisa lalui semua tanpa dia. Disaat semua orang datang dan pergi, bahkan sahabat sejati yang sempat saya kira tak akan pernah 'pergi' ternyata bisa juga 'pergi'. Disaat itu, cuma mama yang selalu ada. Tidak butuh kata-kata manis. Mama ada saja, itu sudah membuat nyaman sekali.
Bahkan disaat tiba masanya kita yang pergi untuk meninggalkan mama, mengejar cita-cita kita, mama tak akan pernah keman-mana. Mama selalu disana, di tempatnya seharusnya. Menunggu kalian dengan senyuman dan mungkin tangis yang tak pernah terlihat dan terucap.
Disaat seluruh dunia berkata kamu tidak mungkin, mama selalu ada disana. menunggu semua itu menjadi mungkin dengan sabar. Karena dia percaya kita bisa melakukannya :)
Menangis saat mengingat Ibu yang bahkan tidak pernah kemana-mana itu bukan berlebihan. Itu bukti bahwa kita tahu diri.
Bukti kalau mama tidak pernah kemana-mana.


Tidak ada yang lebih menyentuh selain kisah ibu dan anak. Bahkan Titanic dan Kal Hoo Na Hoo pun tidak ada apa-apanya.

anak kedua dari Nurbaya Sayuti,
-poetry-



Sunday, December 18, 2011

DAMN DEADLINE.


Lord, I don't wanna seem so weak.
Just give me a strength to through it all.
No, not because I can't be tough anymore..
Just because I almost doing this without heart anymore..
almost.. so near..
and please don't bring me to there..
I do still believe in me..
maybe...

nothing wrong to pray in cyber, as long as you don't pray to cyber.
-poetry-

Friday, December 16, 2011

ENTERTAINING BUT EDUCATING :)

Kalau saja bangsa ini tahu ber-empati, maka semuanya akan lebih indah...

Berawal dari ngeliat salah satu teman di twitter yang ngeRT tweet tentang Olga yang katanya belum juga minta maaf atas becandaannya di ultah Transcorp semalam, akhirnya saya iseng buka hashtag #RapeIsNotForJoke. Oke, meskipun ga nonton, tapi yang saya tangkep adalah Olga becandain hal yang ga lucu tentang pemerkosaan. Kata adek saya yang nonton, si Olga memang sempat ngomong kayak gini : Saya mati karena diperkosa di angkot.
Sementara faktanya kasus pemerkosaan di angkot lagi marak tejadi.
What do you think guys?
Saya sih udah mati rasa kali ya.
Jujur saya adalah orang yang sangat menyukai becanda tapi sangat benci dengan becandaan yang kelewatan. Ada berapa kali saya bermasalah sama teman saya sendiri hanya karena masalah ini. Yak, saya punya batasan dalam becandaan. Bukan berarti karena kita pelawak kita bisa becandain segala hal kan?
Guru emang tugasnya ngajar, tapi apa masih benar kalo gurunya ngajar siswa gimana cara ngerampok? ga kan? Well, saya cuman mencoba menganalogikan nya.
Hashtag #RapeIsNotForJoke sendiri agak telat menurut saya. Kenapa disaat saya udah mati rasa sama hal-hal kayak gini?
Ada yang nyadar ga sih kalo per-bully-an di Indonesia ini mau ga mau juga dipengaruhi dari tayangan-tayangan komedi kita.
Ga bermaksud menyudutkan salah satu atau salah seorang sama sekali.

Frankly, saya suka banget nonton acara ini. lucu sih..


Tapi ketika the show turns into this..


saya langsung masuk kamar atau ganti channel lain. malas ngeliat orang disiksa. dibully. Yang buat saya heran, ini tetap dilakukan karena ini mendongkrak rating. Seriously guys, What the hell are you thinking about? Lucu ya ngeliat orang dilempar sana sini? dijorok-jorokin? Well, emang sih cari uang susah tapi dimana hak asasi manusia yang kita agung-agungkan? I do believe, many of you will say this is little bit overreacting. terserah kalian mau bilang apa. Saya bakal tetap dengan idealisme ini. 

Saya bahkan bukan sama sekali tipe orang yang suka menjadikan kekurangan seseorang itu lelucon. Tapi bukan berarti saya ga sarkasme. Becandain orang yang bibirnya monyong dengan orang yang pake lipstik ketebalan itu beda loh ya. Yah, kalian ngerti lah maksud saya apa. 
Dan kenapa ketika hashtag #RapeIsNotForFun ini lagi rame saya malah mati rasa? karena ini belum seberapa. Ini masih contoh kecil bobrok nya rasa empati di negeri kita. That's why we need Stand Up Comedy. Karena akhir-ahir ini, sepertinya kita lupa. We forget how to entertainining and educating at the same time. 
Remember guys, seberapa bebasnya kita, kita bakal tetap punya batasan untuk semua hal. Kalo ga mau dibatasi, ga usah punya agama, ga usah punya budaya. Silakan jadi Tuhan untuk dirimu sendiri :)

karena rasa kemanusiaan kita yang membuat kita beda dari binatang,
-poetry-

Friday, December 2, 2011

Sebuah Postingan karena kangen.

bisa saya teriak kangen disini?
KANGEEEEEEEEEEEEEEEEEEEENNNNNN!!!!
"kangen sama siapaaaa?"
Ya, kangen sama kamulah blog ku sayaaang :*

Saya bahkan ga ngerti mau mulai darimana, terlalu banyak cerita yang terlewatkan.
oke, beberapa hari yang lalu rumah saya kena puting beliung (mungkin).
Ga ngerti lah itu masuk kategori puting beliung apa enggak.
Yang saya tau, pas waktu kejadian itu saya kira semua bakal kiamat. Pas ngeliat kaca, seng tetangga beterbangan aja gitu dengan sekonyong-konyongnya.
serius yah tiba-tiba adegan dosa-dosa saya terputar slow motion di benak saya. Astaga.
to make it short, kejadian itu menyebabkan putusnya kabel telpon rumah saya. Yang secara otomatis menyebabkan tidak bekerjanya wifi saya. Hidup tanpa wifi itu hampa sekali ya teman-teman? Di rumah jadi mati gaya banget. bzzz. Dan titik terabsurd nya saya jadi tunawifi gitu. Yang kesibukan banget kemana-mana mencari sesuap wifi. hiks. Dan sekarang saya lagi di McD as always, numpang ngewifi.
Saya ada tugas translate yang mesti pake google translate.

Sebelum dari sini saya kejebak aksi hari AIDS sedunia. Kamvret! saya bener-bener kejebak. Saya ada di barisan pawai yang sebelumnya jadi bahan sumpah serapah bapak saya kalo dijalan. Tapi segimana-gimananya, saya ga bakal ngelupain kejadian tadi. Benar-benar unforgettable. Ga tau mau miris apa ketawa kalo inget kejadian tadi.

Udah ah, udah kebanyakan cuap-cuap. At last, Selamat mmperingati Hari AIDS sedunia kawan-kawan. Spread peace. Dan stop diskriminasi terhadap ODHA. o:)

spesial buat yang kangen sama eike :*


What an absurd day,
-poetry-

Thursday, November 24, 2011

ADERA ~ LEBIH INDAH

Cekidot! another great song to start your day~



Have a nice day epribadiiihh,
-poetry-

Wednesday, November 23, 2011

Today's Quote

Kadang, kita terlalu sibuk menjadi 
apa yang orang lain inginkan.
tahu apa yang kita dapat?
kita lupa menjadi 
apa yang diri kita inginkan.

Dwi Putri Nursetyaningsih

Thursday, November 3, 2011

A L O N E

What do you think if I say : I'm alone. or I'm lonely. 
miserable?
weak?
pityful?

well, I thought this is gonna be a long long post. so, I wanna typed in Indonesian. I'm just shy if there'll be any wrong grammars. hehe.

ehm. ehm. (tes suara ceritanya. padahal ga ngaruh)
Aku lagi rapuh. iyuh. kedengaran rinto banget ya? hahaha.
but this is true. I am trully vulnerable now.
bukan tentang cinta. Well, mungkin bisa dibilang cinta sih. tapi bukan tentang cinta antara makhluk berkromosom XY dan XX. (meminjam istilah dosen biomedik saya tadi)
Saya cuman lagi ngerasa ada di titik sedang benar-benar sendiri aja. dengan segala pressure ini. waktu ini. masalah ini. kegalauan ini. ASTAGAH INI BAHASA SAYA KENAPA JADI BEGINI YA?

emm. saya belum cerita sepertinya kalo saya gagal di snmptn yang kemarin. so, I have to lanjut di tempat yang saya jalani sebelumnya. UIN ALAUDDIN MAKASSAR. That's fun .. umm, enggak. saya bohong. Itu nyakitin banget. nyesekin banget. nguras air mata banget. ADUH MULAI TUMPASE AHE LAGI KAYAKNYA YA?
well. saya ga ngerti gimana membahasakannya supaya kalian ngerti betapa kegagalan yang kali ini buat saya rapuh.
Gini loh. untuk taun lalu, oke. saya emang ngerasa ga terlalu serius dengan tes itu. tapi tahun ini. saya bener-bener merasa udah kasih semua. moril, spirituil, bahkan materil. Saya sempat lost banget dan menghalalkan segara cara. Ya. Sebegitu maunya saya pergi dari tempat itu! Ga kehitung ada berapa kali saya bolos kuliah demi belajar buat tes itu. Ga kehitung berapa mid dan final yang saya lewatkan demi belajar. That's just to much menurut saya. And I almost give all. ALL OF MINE!
Honestly, sempat ada saat dimana saya menyalahkan Tuhan. Serius! saya merasa semua ga fair. gimana mereka yang punya 'sesuatu' bisa mendapatkan 'sesuatu' dengan mudahnya. Well, kalo uang bisa melakukan sesuatu dengan mudahnya, kapan dong kesenjangan sosial ini hilang? atleast berkurang lah. karena emang untuk hilang itu ga bakal mungkin. Kapan dong ada kesempatan buat si miskin ngerubah nasib? Yang akan terjadi malah si kaya semakin kaya dan si miskin semakin miskin. Sinting!

Saya memang bukan si Lintang di laskar pelangi. Alhamdulillah saya masih merasa cukup sampai hari ini. Tapi saya juga ga punya uang sebanyak 100 juta hanya buat masuk fakultas kedokteran doang. atau apapun itu. Saya cuman punya mimpi. Mimpi yang telat banget untuk saya sadari. Satu tahun belajar psikologi kesehatan di UIN buat saya menemukan passion saya. Saya cinta mati sama psikologi. I want to be a psikolog so baddd. or maybe a psikiater. Saya cuman suka sekali berbicara sama orang, buat dia keluar dari keterpurukan, dan saya selalu kagum dengan begitu kompleksnya karakter manusia. Intinya, saya sangat menikmati psikologi.

Dan saya begitu yakin bisa lulus. Se-enggak-nya Psikologi Unair pas tes kemarin. Dan sepertinya... saya terlalu pede. kasian.
So, here we go. mau ga mau saya harus belajar buat mencintai kampus ini. Saya ga tau apa yang salah dengan tempat ini. Dosen-dosennya bahkan asik-asik semua.
Lingkungan. Ya, saya rasa itu. Buat kalian yang ga tau. sebelumnya saya sekolah di salah satu SMA favorit di kota saya, Makassar. Dimana semua ga berjalan sesempurna yang orang-orang pikirkan. Tapi semua berjalan benar menurut saya. Konflik-konfliknya, senang-senangnya, semua pas. To make it clear, saya cerita ini ga ada niat sama sekali buat menyombongkan diri atau apapun itu. Kalo kalian betah baca sampai akhir. Kalian bakal ngerti kok :)
oke, lanjut. Jadi yaa.. you know? it feels like 'culture shock' buat saya. Demi bulu mata Syahrini saya kaget sekali ketika awal-awal ada disini.

"bagaimana bisa si ketua himpunan masuk, berdiri depan forum sambil merokok? kita anak kesehatan loh!"
"bagaimana bisa teman saya sebagai maba pake rok yang gantung dan senior cuma diam?"
"bagaimana bisa senior menghukum yang salah hanya dengan suruh nyanyi di depan forum? isn't it shallow?"
"bagaimana bisa teman saya sebagai maba datang ke kampus dandan seperti mau ke mal?"
dan ini yang paling parah.
"bagaimana bisa senior yang paling dihormati katanya, berbicara di depan umum dengan begitu banyak kata-kata kotor?"


ASTAGAA INI PASTI KIAMAT!!
saya kaget sekali. Saya merasa seperti masuk ke hutan liar. Percaya deh. Pas pulang dari kampus setelah itu, saya cuman bisa nangis di kamar. Nangis! Saya ga tau bisa apa lagi untuk buat ini semua menjadi benar. It's just to much. I'm not a wonderwoman who can hold all of that pressure.


Waktu itu saya kangen SMA banget. kangen jubel banget.
Dengan segala teman-teman yang seberapa menjengkelkan mereka. selalu tetap buat saya nyaman.
dengan segala kakak kelas yang seberapa antagonis mereka tetap buat saya merasa aman.
dengan segala bujang sekolah yang seberapa polosnya mereka selalu jadi tempat ketawa yang asik.
dengan segala spot yang seberapa horornya mereka kata orang-orang tetap buat saya comfy.
dengan segala ekskul dan inskul yang seberapa bikin mumet mereka tetap buat saya menjadi orang yang lebih baik.
dengan segala crush yang seberapa menggalaukannya mereka tetap ga buat saya kapok untuk terus mengagumi mereka.

pernah dengar istilah zona nyaman? Ya, jubel mungkin adalah zona nyaman saya. Dan salahnya saya terlalu stuck dengan itu. Sampai sekarang saya masih ga ngerti sama teman-teman saya yang dulu selalu berdoa buat cepat-cepat kuliah. I mean, what they're thinkin about? Ini udah sempurna buat saya. kita punya keluarga, kita punya rumah. Dan sepertinya saya lupa waktu itu kalau kita punya mimpi yang harus kita kejar. Saya terlalu dibutakan dengan kenyamanan saya. Bego.



Lanjut tentang kuliah.

Sampai saya ketemu teman-teman kelas saya. Dan beberapa teman dekat. Saya mulai merasa nyaman. Dan mulai percaya akan suatu hal : "everyone's special with their own way"
Saya mulai nyaman dengan mereka.
Dan saya mutusin untuk tetap mencoba satu tahun disini sambil persiapan untuk tes tahun depan.
meskipun ternyata ga semudah itu. atur waktu dan fokus itu susah banget.

To make it short, saya cuman lulus di pilihan ketiga saya pas tes kemarin. Antropologi Unhas. Dan dengan segala pertimbangan, saya bakal tetap disini. di UIN. Kesehatan masyarakat lebih menjanjikan.

Dan oke, Hari pertama kuliah itu berat banget. You know? It seems like semua orang ngeliatin kamu sambil mikir "eh kok dia ada lagi? hahaha, ga lulus ternyata"
titik paling namparnya, pas diabsen sama dosen..
dosen : Dwi Putri Nursetyaningsih..
saya : Hadir, pak!
teman saya yang frontal : ohh kukira adamko di unhas.
Demi apaaaa itu jleb banget!!

And here I am. In this 3rd semester. I just feel alone. I mean, I still have friends. I do have them. But it's just not like before. Kita ga bareng serutin dulu lagi. Ada yang dilarang keluarganya, ada yang sibuk dengan pacar mereka, yahh itu bukan salah mereka pasti. Salahnya di saya yang punya bayangan terlalu tinggi tentang teman. Atau malah saya yang belum punya pacar aja buat ditemenin kesana kemari juga? hahahaha.
brutus situs tentunya udah pada mulai sibuk dengan kehidupan yang mereka jalani sekarang. saya bukannya mau menarik diri. Tapi sometimes saya cuman ngerasa ga enak aja ganggu mereka. takut mereka lagi kerja tugas atau apalah. Kita tetep keep in touch sebenarnya lewat twitter, facebook, sms, dan sesekali ketemu kalo semua lagi ada waktu kosong.
But. Still. Ga serutin dulu. Dan ga akan bisa untuk serutin dulu.
Astaga kamu ga bakal ngerti gimana saya sangat kangen sama mereka sekarang :'(

poinnya adalah, masalah dalam hidup saya ga datang sebulan sekali. Kadang mereka datang tiba-tiba. Dan kadang bahkan mereka datang bersamaan. Buat saya mumet maksimal. dan ga mungkin saya harus ganggu mereka sesering itu. The only way is.. my college friends. but, you know it saya ga sebegitu nyambung dengan mereka. saya cuman ga bisa begitu terbuka dengan mereka. ada beberapa sih yang nyambung. cuman anehnya sekarang kok udah seperti orang lain. Seperti mereka punya kehidupan lain. Nyatanya setiap hari kita bareng kok. Cuman.. ahhh. saya bahkan ga ngerti gimana ngejelasinnya. Intinya beda.

emm let say I just feel so alone in the middle of crowded.
this is weird. I do have many friends. But I don't know where are them when I'm blue.
Mereka seperti hilang saat saya benar-benar rapuh. Entah mereka yang hilang, entah saya yang mengasingkan diri.
Ga ngerti. Intinya kesendirian adalah hal yang paling saya benci dalam hidup. Dan sekarang, sepertinya saya harus mulai berteman dengan kesendirian saya.
well, saya sudah punya plan buat diri saya. Bagaimana saya ke depannya disini. Saya udah yakin banget buat lanjut S2 di psikologi. Dan menjadi dosen disini. yah, mungkin sekarang saya ga bisa terlalu merubah yang salah disini. Saya bukan apa-apa. Sebagian diri saya ingin cepat-cepat pergi dari sini. Tapi sebagian lagi cuman ga tega ninggalin tempat ini begitu saja. Seperti merasa berdosa. Jadi saya yakin sekarang. Saya sudah menemukan passion saya. Saya ingin membuat perubahan. di bidang pendidikan khususnya. even saya majoring di public health. Sekecil apapun itu. intinya bermanfaat untuk se-enggak-nya satu orang.

Saya sempat berpikir, terlalu lama di tempat yang berpengaruh itu ga begitu baik. Hidup seperti flat. Kamu akan terbiasa menjadi eksklusif dan bagaimanapun itu bakal buat kamu sedikit atau banyak menjadi arogan. Pikiran kamu akan terjebak di zona nyaman karena apa yang kamu lihat adalah orang-orang yang aman.
atau mungkin ini cuma pembenaran atas kondisi saya sekarang? Whatever.

Dulu mungkin saya cuman bisa mengejek orang-orang yang menurut saya alay. Sekarang saya bisa ngerti kenapa mereka bisa jadi se-alay itu. Apa yang membuat mereka alay. Dan apa yang mereka pikirkan tentang alay itu sendiri.

Ada banyak sekali pemuda di Indonesia sekarang yang terlalu labil dan shallow. Sebagian besar karena mereka ga seberuntung kita yang bisa nikmatin pendidikan bagus di sekolah bagus. Yang ga seberuntung kita untuk bisa ikut berbagai macam latihan kepemimpinan yang betul-betul bentuk karakter kita. Mereka cuman bisa lihat kehidupan lewat sinetron-sinetron di tv. Dan itu kenapa hidup dan style mereka jadi seperti sinetron. Seperti apa yang dia lihat. berlebihan.
Yang mereka butuhkan bukan cacian dari kita.
Mereka cuman butuh kita, yang kebetulan lebih tahu sesuatu yang baik daripada mereka. Kenapa ga kita bantu mereka menjadi lebih baik. It's better than keep on hating them. makin' fun of them.

@pandji bilang dalam bukunya nasional.is.me : Cuman ada dua tipe pemuda. Yaitu pemuda yang menuntut perubahan dan pemuda yang melakukan perubahan.
Silakan kita pilih kita mau jadi yang mana.

well, saya sudah terlalu ngelantur sepertinya.
to make it short, sy cuman mau bilang kalo kesendirian itu ga selamanya menakutkan.
kadang kesendirian mengantarkan kamu mengenal diri kamu sendiri.

mungkin kamu yang selama ini kamu lihat adalah apa yang teman-teman kamu lihat padamu.
kamu yang selama ini kamu kenal adalah apa yang kamu kenal dari teman-teman-mu
kamu yang selama ini adalah hasil cetakan dari "kata orang-orang"
bagaimana kita mau mengenal diri kita sendiri kalo yang selalu kita dengar hanya kata orang lain?
sometimes you have to figure yourself by yourself. that's why we said 'yourself'

jangan takut menjadi sendiri. itu membuatmu menjadi semakin kuat.
lagipula, at the end of the days, bukannya kita memang akan betul-betul sendiri disana?


tidak mengerti dengan apa yang dia bicarakan,
-poetry-

Wednesday, September 21, 2011

The Late Birthday Post

fiuh..
Pardon me for this late update..
I'm start college-ing (is that a rite grammar? :p) again.
and kinda busy about some stuffs.

but here I am. bring a happy news to you all :)

emm. can I share in Indonesian? Cause, ma very bery lovely friend, irma. Will mad at me if I use English to much ;)

oke, 11 September kemarin saya ultah. iya, iya. saya tau itu hari gedung WTC runtuh. iya, saya juga tau itu hari radio.
ahh, fokus!

well, minggu tengah malam tepat pukul 00.00 saya mencium gelagat aneh dari kakak saya, nining. dan yani, adik saya.
tiba-tiba si nining masuk kamar dan mainin gitar kencang banget. sempat berpikir dia kehabisan obat, tiba-tiba si yani masuk bawa sesuatu (ga pake ya)..
penasaran? ini..

itu katanya sih boneka horta monyet. tapi si titin bilang itu lebih mirip hasil pembuahan dari beruang dan monyet -____-

yah, meskipun surprise nya agak norak dan ga profesional. hahaha habis ini pasti saya ditappe'. tapi tapi saya senang sekali. mereka berdua yang pertama kali kasih ucapan selamat live loh. *cups

selanjutnya agak siangan mama pulang dari arisan bawa sepaket cokelat. Dan kasih sambil bilang "untung tadi dian (adik kelas saya yang kebetulan anak teman mama) kasih ingatka' pas di arisan" grrrrrrrrrrrrhhh.
Meskipun mesti diingatkan sebelumnya. saya senang sekali mama ingat ulang taunku. Ada berapa anak di luar sana yang ulang tahunnya dilupakan sama orang tuanya saking sibuknya. Saya harus bersyukur untuk ini :)

Astagaaa mama kayaknya tidak mengerti kalo anaknya lagi diet -___-

Then, agak sorean. Nisha ke rumah titip baju bodo buat dipake di kawinan kakaknya sambil kasih kado boneka monyet. 

aww aww unyu'

Nah, this is the best part I think. Malamnya saya pergi sama si tante. Pas dijalan, bapak nelpon berkali-kali suruh pulang. Karena jengkel saya ga pulang-pulang, maka pas telepon yang terakhir bapak bilang : "Pulangmkoo cepaaattt!! ada temanmuuu itu di rumaaaaaahhhh" hahahahahaha saya ketawa puas. Yang ada di pikiran saya : kasian sekarang mereka di rumah pasti pada total menunggu dan bapak dengan sekonyong-konyong dan tanpa berdosa bongkar semua hahahahaha. sumpah ini lucu sekali.
Well, meskipun juga ketauan. Tapi teteep boo' saya senang maksimal. Yah apaseeehh yang ga bikin senang selama itu tentang kalian, brutus.situs :*


si uri yang nyaris ga datang karena malu ada jerawat di hidung katanya. hahaha. bersama si pacar yang lagi sibuk potong kue.



sebenarnya ini ultah saya tapi mereka pada sibuk sama kadonya si rere. haha


uri, devi, @reremarjan, @irrisman, a birthday girl, @hyukkieemi, ani, and also @inoiinoii who askin for cropping her face cause she didn't wear her hijab well. Lefyu all!


Well, that was a perfect epilog for that day. indeed :)

P.S : The day after that day, ma college friends come to ma home and bring their gift :)

A cute monkey mug. love it!


unforgetable day,
-poetry-



Wednesday, August 24, 2011

COMPARISON. RELATIVE.

Me : I'm just tired of being compared to her. That's just make sure that I'm nothing. And I do know I'm nothing.
Mai : Be patient. Let them talk and just don't care about it. Everyone is special. Everyone is have individual beauty. No matter what. Who knows that someday you're gonna be the one who give them something and they're just receive?
Me : Well, It's still hurt. But getting better now :)

For me, I never love things about comparison. That's just absurd. Nothing really same in this world. And why do we have to hurt someone to make someone else better? However, no matter bad, stupid, fat, poor, or ugly someone, do we need to tell them in front of them?  That's cruel. That's sarcasm. 

Be strong,
-poetry-

Damn! DeJavu!


Have you ever feel this? Like when you want to move on, and you in a half way. Then, something that you want to burn is come accidentally. Like seeing his picture accidentally? Did you heart beating fastly? Cause I do. Still. Damn!

Speechless,
-poetry-

Sunday, August 21, 2011

NEED A WORDS.



My eyes are starving. They need some words. Kening by @fitrop, 2 by @donny5cm, and Nasional.is.me by @pandji. agh, wanna eat them all. :s

pray for her eyes,
-poetry-

Saturday, August 20, 2011

Cameron Mitchel

hey bloggers!
meet my new boy. the adorable one, CAMERON MITCHELL with his amazin' freakin' voice ♥ ♥ 

source

here one of random videos about him ;)



he covering one of my favourite songs, how deep is your love ~

By golly! I wanna marry his voice <3


And this one, part when and why he have to give up from The Glee Project :'(


well, we do support whatever ur decision. Keep on shine, Cam! And we do hope u gonna be in Glee. Even one episode. You deserve it :')

A Gleek,
-poetry-


Thursday, August 18, 2011

Today's Quote

Deepest everyone's heart. 
No matter cruel they are. 
There's always desire to be a good person. 
No matter tiny it.


Dwi  Putri Nursetyaningsih

Wednesday, August 17, 2011

FREEDOM INDONESIA!

jidat : detected
Sebelumnya, ijinkan saya mengucapkan dirgahayu Bangsa Indonesia tercinta :)
it's been 66 years. belum apa-apa, eyang saya lebih tua dari itu.

well, kenapa kita harus merayakan hari ini sebagai hari kemerdekaan Indonesia?
kenapa? kenapa? kenapa? (ala ustad Nur)
simple. jelas-jelas ada kata merdeka disitu. Yak, kita memperingati sekaligus mengenang jasa-jasa pahlawan yang telah memerdekakan bangsa ini dari penjajah. 

Pertanyaan nya sekarang, merdeka kah kita? Sumpah ya, saya banyak banget nemuin status-status entah di facebook ataupun twitter tentang hal ini. Banyak banget yang ngeluh tentang ini. Dan jujur, itu buat saya eneg dan muak. 

Mereka ngomong "Indonesia belum merdeka" "dirgahayu Indonesia, tapi sebenarnya indonesia itu belum merdeka masih banyak yang tertindas" dst.
Saya ga menyalahkan pernyataan itu. Tapi, sumpah saya ga suka. Mungkin ini berlebihan, tapi serius deh. itu tuh seperti ngomong kayak gini ke teman kamu yang lagi ultah : "well, umm, selamat ultah yaa. tapi kamu kasian yaa masih banyak kekurangannya, kamu bodoh, jelek, kamu kok hidup ya?"
itu kan *jleb banget. sarkasme banget.
My point is, iya, saya tahu banget kalo bangsa ini bobrok sana-sini tapi apa kita perlu ngeluh sana-sini? di hari ulang tahunnya pula. Ga bisa ya, sejenak aja kita berikan senyuman bangga untuk bangsa kita? apa sebegitu susahnya?

Berbicara tentang merdeka juga. On my opinion, kita ga akan betul-betul merdeka kecuali itu kiamat. kemmon, kita hidup buat berjuang, kan? memperjuangkan sesuatu yang menurut diri kita masing-masing pantas untuk diperjuangkan. Mungkin waktu '45 kita merdeka. Kita bebas dari penjajah. Tapi tau, kan? a few years after, Indonesia tertindas lagi. Meskipun bukan oleh Belanda ataupun Jepang.
Orde lama dengan segala ke-otoriter-annya, orde baru dengan segala kebungkaman rakyat dan kkn nya, reformasi dengan segala kebablasan kebebasannya. heh?
Itu artinya kita masih dijajah. dijajah oleh penjajah yang berasal dari negri sendiri. itu mengerikan banget.

Coba saya tanya buat orang-orang yang selama ini selalu protes tentang kemiskinan. "apa aja yang sudah kamu lakuin buat orang ga mampu? ga usah jauh-jauh, even tetangga kita sendiri (kalau kamu ga tinggal di perumahan elit)?"
Buat mahasiswa, teman-teman saya, yang katanya 'aksi' tapi malah bikin masyarakat risih, "apa yang sudah kalian lakuin buat ilmu pengetahuan di Indonesia? Ada berapa kali kalian bolos kuliah untuk aksi di jalanan? Apa itu bukan korupsi waktu? kalau memang iya, lantas apa bedanya kalian dengan koruptor yang kalian caci maki? 
Apa ga sadar anak jalanan itu butuh ilmu? bukan uang dua puluh ribu untuk upah peramai aksi kalian?"

Daripada kita berkoar-koar mengeluhkan tentang Indonesia, apa ga sebaiknya kita do something buat Indonesia. Apapun itu, sekecil apapun.
Coba lihat mereka ...


mereka itu ga butuh waktu beberapa detik untuk jadi seperti sekarang. mereka semua mulai dari 'nol'
Jujur, saya juga belum bisa ngelakuin sesuatu yang begitu berarti buat Indonesia. But I'm on my way. And I'm never give up for that 'someday'. Gampangnya seperti ini, kalau emang 'sesuatu buat Indonesia' itu kedengaran berat banget, anggap aja kalian sedang berusaha ngelakuin yang terbaik buat orang-orang yang kalian sayang. Karena ketika kita mendapatkan 'sesuatu' saat itu kita bakal benar-benar sadar kalau Tuhan ga pernah tidur.

Jadi, jangan pernah capek buat bergerak, kawan. Apalagi kita yang masih muda. Future is on us. Kritis seperlunya, dan benahi semampunya kita.

Karena sesungguhnya 17 Agustus itu untuk mengenang dan menghormati. Bukan untuk membanding-bandingkan. Itu bahkan bukan perbandingan yang setara.

Life is a ball of troubles. 
And we alive to solve every single that, no matter hard that is. 
Cause when one is gone, there's come another.
God never sleep, guys. 
And God won't let us to 'sleep'
We will never get freedom. And that's why we have to fight. 
At last, Dirgahayu Indonesiaku :)

Independently,
-poetry-

Pasukan Pengibar Bendera

#nowplaying - padamu negeri







Saya ga tahan lagi. Sebenernya dari tadi saya nahan-nahan. Saya berusaha untuk bersikap biasa. tapi puncaknya saya jadi tidak biasa. Oke, stop. sudahi lirik itu, put! The point is, saya kangen. Kangen sejadi-jadinya. tepat 4 tahun yang lalu sekarang saya lagi pura-pura tidur di suatu kelas, di SMAN 17 Makassar. Buat yang belum tau, saya anak paskib. Iya, model segede dan sependek saya ini anak paskib -_-. Itulah indahnya menjadi paskibra sekolah. Semua punya kesempatan. Semua berhak ngerasain gimana bangganya mengibarkan sang merah putih. even itu cuman di lapangan sekolah biasa, tapi serius! itu sesuatu banget.

back to the topic, kenapa saya pura-pura tidur? sebenernya waktu itu kita lagi dikarantina. Malam 17an memang selalu jadi malam yang sakral buat pasq 17. well, typically semua paskib se-Indonesia sih. Dan waktu itu saya masih kelas 1 SMA. Masih lucu-lucunya. Masih suka-sukanya pake nama "puthe baeg2 sjah" di setiap akhir sms. Dan sebelum disuruh tidur, kita emang udah capek banget. latihan seharian, jalan jongkok entah berapa meter demi sepiring makan malam. Agh, itu. semua. ngangenin. banget. :')

Sebenernya saya sudah sedikit tahu tentang tradisi ini. Jurit. Maka dari itu, waktu itu, saya dan @irrisman mutusin buat ga tidur. demam panggung ceritanya. Dan ketika kakak pelatih masuk untuk bangunin kita, semua pada fresh banget. istilahnya sudah siap tempur banget buat di jurit. sementara saya dan irma : mabok! kesininya kita baru sadar, sebenernya tidur sebelum jurit itu emang penting banget.
Yak, saya pun dibangunin dibawa keliling-keliling sekolah dengan mata tertutup. Ditakut-takutin, diuji keberaniannya, di tes kebersamaannya, dibikin lalap, sundul gan! *ebuset ini kok jadi Joni blak-blakan?

Singkat cerita *halaah* kita pun tiba di depan aula. Saya tahu karena saya ngintip. Kebetulan scarf penutup matanya agak menerawang gitu. Disitu pos-nya alumni dan kita di interview. Saya ga ingat pasti gimana percakapan waktu itu. Yang pasti intinya pada saat itu saya bersumpah untuk menjadi seorang paskibra yang loyal. Menjadikan kebersamaan itu di atas segala-galanya. Setelah bebas, kita dimasukin ke dalam aula satu per satu. Membentuk angkare. Ini part yang 'sesuatu' banget buat saya. Pas masuk, saya dengar suara biola dan gitar. Ga lama ada suara falset nyanyi slow "padamu negeri.. kami berjanji..padamu negeri.. kami berbakti.. dst"
saya terharu banget. Dan saya nangis. Bukan sekedar meneteskan air mata, saya nangis tersedu-sedu. Sumpah ya, seumur-umur, baru kali itu saya nangis karena dengar lagu nasional. bener-bener, batin saya dipermainkan oleh sebuah organisasi yang bahkan baru saya kenal waktu itu.

Semenjak itu, semenjak saya mengibarkan bendera merah putih bareng sodara-sodara yang lain. Saya bener-bener sadar kalau 17 Agustus itu bukan sekedar tanggal merah. Kalau pengibar bendera itu bukan sekedar gerombolan orang yang lebih mirip pegawai puskesmas yang berjalan lebih seperti robot di bawah terik matahari.
Momen itu juga menjadi pintu buat saya. Pintu yang mempertemukan saya dengan orang-orang ajaib. Temen kamu sama-sama push-up, temen kamu sama-sama berjemur, temen kamu sama-sama gila, temen kamu sama-sama lalui semuanya tanpa ngeluh.
masih agak alay (kelas 1 SMA)
after d'last ceremony. 'n this is trully the last time for us to wear that uniform :')



Paskibra juga yang buat saya merasakan bangganya menjadi juara :)
Satu hal lagi : semenjak itu, upacara sekolah selalu menjadi momen yang saya tunggu-tunggu banget :)

Semua. Kakak-kakak yang selalu membuat kita merasa nyaman dan aman. Adik-adik yang membuat kita mengerti apa itu tanggung jawab dan menyayangi.
Semua. Saat kita sama-sama merasakan terik di tengah lapangan. Saat kita sama-sama merasakan sejuk di sekeliling gazebo.
Semua. Semua bikin kangen. Meskipun tidak jarang malah menyiksa.

Well, Paskibra emang candu buat saya. Saya ga tau. Mungkin kalau waktu itu saya tidak memutuskan untuk mengumpulkan formulir ekskul paskib, saya ga akan seperti sekarang. Dan mungkin masa SMA saya bakal seputih-abu abu seragam saya.

Dan sekarang, saya semakin kangen sama mereka. What a memories. it kills us sometimes :')


really proud to be PASKIBRA,
-poetry-

Tuesday, August 16, 2011

sampah

Rasanya nyesek banget ketika rasa sayang membunuh rasa kangen yang membunuh kamu juga

jangan tanya, saya juga ga tau ketik apa barusan.

aarrrrrghhhh!

totally not okay,
-poetry-

Monday, August 15, 2011

Today's Quote

"Semakin kita takut untuk berada pada tempat yang tidak mempunyai pengaruh,
maka semakin membuktikan bahwa kita memang tidak mempunyai pengaruh apa-apa."

- Dwi Putri Nursetyaningsih-

Saturday, August 13, 2011

ZIPPIE ZIPPER GIVEAWAY!

ahem, sebelumnya mari kita pura-pura lupa kalo beberapa hari yang lalu saya baru ngepost tentang giveaway, oke? *toss

Tahu tentang tas-tas yang serba resleting, kan? saya ingat sekali dulu tau ada tas model begini pas dipake sama si @herianaheriana ke sekolah. lucu! dan yang lebih lucunya, salah satu temen cowok saya bilang : "astaga ana, nda marahji mama mu kau kasih habis resletingnya?" kemmon, ga ada respon yang lebih manusiawi apa?

nah, salah satu yang buat aksesoris seperti ini itu ZippieZipper. dan, jeng..jeng.. dia lagi ada giveaway loh. 
yuk, capcus ditengok. lumayan, berkah ramadhan *joget-joget*





let's grab them faster!
wish me luck! really want 'ketupat zip' nya. lumayan buat tempat mukenah :)

banci giveaway (akhirnya ngaku),
-poetry-


Wednesday, August 10, 2011

MINI TOTEBAG MOCCA, COME TO MAMA..

hey bloggers :)
sory for spamming your dashboard.

sebenernya pengen update post tentang giveaway lagi. tapi jatuhnya entar saya bener-bener banci giveaway.
jadi, mari kita berspekulasi membuat satu post. (setelah ini baru kita hajar giveaway lagi *ketawasetan* )

beberapa hari yang lalu saya ke rumah eyang dan menemukan ini ...


jeng..jeng..

Yay! my totebag + CD dear friends finally arrived safely :)




exclusive, with Arina Ephipania's signature :') tengs a lot to ka' @juviterin


dan demi mini tote itu, saya rela punya 2 CD dear friends. haha.

keep on swinging,
-poetry-

Monday, August 8, 2011

untitled II

It's funny. 
How I hate people who spamming a weird text to me. 
But when it's you, I'm really happy.

It's still about you, A
-poetry-

APHRODITA WIBOWO AND HER FEATURING KHAMA khama GIVEAWAY!

talking about previous post, ya, Alhamdulillah I'm getting better now. Lemme send you my smile 


eh, kate middleton jilbaban ya sekarang?

well, enough for the narcism. back to the title, I wanna share my happiness to you.
ehm, APHRODITA WIBOWO VISIT MY BLOG! *scream* and not only that, she also commented on my blogpost ...



notice her? emm, for you strangers, she is the owner of c e m p r u t, one of the Indonesian crafters. I don't wanna talk to much, just visit her blog and see how creative her. ugh, such as an inspiration for me :)

And, like she said, I wanna promote her and KHAMA khama giveaway. oke, look like someone going to be a banci giveaway now. lol. 


and, you'll gonna have a chance to have this unyu' notebook


aw, so cute!
just click this for the complete info
wish me luck for this one ya, guys. Really excited to have this.

don't stop believing,
-poetry-