No matter how much we argue, fight, regret. You're always be my half. Thank you for complete me. We will rockin' this life together
Wednesday, May 20, 2015
Monday, May 4, 2015
Monday, April 20, 2015
Dear, E
Thankyou for staying and always understanding. Eventough, sometimes I turn into an awful lover. We will survive this. As long as we both tryin'
Tuesday, April 7, 2015
Pesan Semesta
Tanpa kita sadari, segala pertanyaan dalam kepala kita seringkali dijawab oleh semesta lewat sesuatu yang bernama 'kebetulan'
Kebetulan, akhir-akhir ini waktu luang saya sedang berlebih.
Kebetulan, akhir-akhir ini saya sering melakukan hal hal yang agak di luar nalar.
Suatu ketika, saat sedang menunggu antrian di bank, saya mencari akun instagram mbak teller di depan saya. Entah atas dasar apa. Kabar buruknya, akunnya terkunci.
Kita semua pasti punya dirty lil' secret. Rahasia yang memalukan. Saya punya itu di kolom search history youtube saya.
Suatu ketika, saat sedang melihat acara hitam putih di youtube, waktu itu bintang tamunya yuni shara. (jangan tanya, kenapa saya bisa sampai disitu)
Ada percakapan seperti ini:
Deddy Corbuzier: Lalu apa yang membuat yuni shara bisa tegas memutuskan bahwa ini harus selesai?
Yuni Shara: Saya tidak mau menua dengan urusan yang tidak penting.
Straight to the point, mbak yun. Meskipun tidak sedikitpun saya mengidolakanmu, tapi ya, terima kasih untuk percakapan itu.
Saturday, February 14, 2015
Teruntuk kau gadis malang.
Siapa yang bilang the one adalah orang yang bisa menjadi kekuatan serta kelemahanmu? Terkutuklah dia.
Siapa yang bilang the one adalah orang yang bisa menjadi tempat berteduh sekaligus hujan deras mu? Terkutuklah dia.
Siapa yang bilang bahwa cinta itu itu memang perjuangan? Terkutuklah dia.
Siapa yang bilang bahwa cinta itu bersabar, bersabar, dan bersabar? Terkutuklah dia.
Siapa yang bilang bahwa cinta itu ketika semua tawanya adalah bahagiamu dan tangisnya adalah sakitmu? Terkutuklah dia.
Siapa yang bilang bahwa cinta itu adalah memaafkan? Terkutuklah dia.
Seorang gadis mulai bersahabat lagi dengan cinta dan mulai meninggalkan kesendirian. Ini adalah pertaruhan besar buat dia. Semua indah, pada awalnya. Dan demi Tuhan, pria ini adalah anugrah, saat itu. Gadis ini pun luluh dan berani berikrar pada satu hati, pria itu. Ini adalah anugrah sekaligus bencana. Sebab ada fase dimana gadis itu tahu, bahwa dia tidak sedang bercanda. Dan ini sungguh bencana, sebenarnya.
Ada satu fenomena yang sampai saat ini gadis itu tak tahu apa alasannya. Bahwa wanita selalu satu langkah di depan laki-laki. Laki-laki selalu tahu cara membuat wanita masuk ke jalurnya, dan menyamakan langkah. Tapi tunggu beberapa saat, jika kamu beruntung, kamu yang selanjutnya menuai keberhasilan karena berhasil melalui jalur itu bersama-sama. Namun, jika laki-laki ini cerdik, dan wanita ini bodoh, tunggu pada fase yang dinamakan bencana. Fase dimana laki-laki mulai melambat, dan wanita harus bersusah payah menyamakan langkah. Dan percayalah, ini sungguh melelahkan namun sebagian dari hati kamu tetap ingin melakukannya, karena keindahan pada awal yang ditawarkan laki-laki ini, sungguh membuatmu kuat. Kasihan sekali, dia lupa kalau tak ada yang abadi.
Gadis ini tahu mereka telah ada disana. Fase bencana itu. Namun atas nama cinta dan kata-kata sampah di atas, gadis ini bertahan. Melambat, menyamakan langkah, dan mulai membuat pemakluman-pemakluman di atas pemikiran "dia pantas untuk ini".
Jatuh cinta sungguh pertaruhan yang besar. Dan gadis ini sedang bertarus di atas segala investasi waktu, perasaan, dan bahkan yang terparah, kebergantungan. Berkali-kali ingin melepas genggaman dan melangkah sendiri, tapi gadis ini tahu, sebagian kekuatannya terlanjur terkuras untuk menyamakan langkah. Dan bila memang dia harus melangkah sendiri, bagaimana bisa? Disaat yang dia tinggalkan adalah energi terbesarnya?
Teruntuk gadis malang ini, cinta sesungguhnya adalah energi. Kekuatan itu ada pada cinta, bukan pada orang yang sedang bersamamu. Percaya pada hatimu, keraguan pasti ada dalam suatu hubungan, namun pemakluman yang terus menerus adalah sebuah kesalahan. Aku percaya, kau adalah gadis yang cerdas, namun kita tidak bisa pungkiri, memang terkadang cuma cinta yang bisa membuat einstein sekali pun menjadi bodoh. Tidak apa menjadi bodoh untuk cinta, tidak tidur untuk menemaninya terjaga. Berbohong seperti anak smp dengan alasan kerja kelompoknya hanya untuk menghabiskan waktu makan nasi goreng pinggir jalan yang selalu terasa mewah tiap bersamanya. Liburan yang spontan ke Malino dan menembus jalan pulang yang gelap gulita di tengah hujan deras, kamu bahkan terjatuh di tengah perjalanan karena lubang tertutup oleh genangan air dan tetap menertawakan luka baret di kedua lutut kalian. Menghukum pasanganmu dengan membuatnya jalan kaki dari faisal ke hertasning tapi kamu bahkan menguntitnya dengan motor yang mati-matian kau gas rendah.
Biarkan semua itu terjadi, lakukan jika memang berkorban untuknya adalah hal yang membuatmu bahagia. Lakukan, lakukan dan terus lakukan. Agar kau segera tiba di fase selanjutnya. Fase yang membuat kamu lelah dan mulai berhenti sejenak. Memikirkan apa yg selama ini kamu lakukan dan jalani? Menimbang kembali pemakluman "dia pantas untuk ini" yang pernah kau agung-agungkan. Dan kemudian kau mulai menemukan jawaban atas segala keraguanmu dahulu. Kemudian kau pun sadar, energi itu ada pada cinta, bukan padanya. Energi tidak dapat dimusnahkan. Jadi jangan pernah bermimpi untuk menghilangkan cinta itu. Tapi, energi bisa disalurkan. Selalu ada hal yang bisa kau cintai. Tidak melulu tentang makhluk berkromosom XY.
Coba lihat di sekitarmu. Coba ingat apa yang telah kau tinggalkan dan taruhkan sebelumnya untuk bersamanya. Orang tuamu? Saudaramu? Sahabatmu? Atau yg terparah, dirimu sendiri? Salurkan cintamu. Kamu mungkin akan menangis di tengah-tengah bersepeda siang bolongmu yang sengaja kau lakukan hanya untuk mengalihkan perhatianmu dari menengok ke handphonemu. Tidak apa, itu alamiah. Kamu mungkin akan merasa sesak saat kau sedang menyetir karena radio tiba-tiba memutar lagu yang pernah kalian nyanyikan bersama, tidak apa, itu adalah bekal menjadi lega. Atau yang paling mengganggu, kamu mungkin akan terbangun di tengah tidurmu karena secara sangat tidak kau inginkan dia muncul di mimpimu, tidak apa, itu akan membuatmu lebih kuat.
Haha, apalah saya ini, teori seratus, praktik nol.
Teruntuk kau gadis malang, kamu tidak sendiri.