Friday, December 31, 2010

This is the New Year - Ian Axel


Another year you made a promise
another chance to turn it all around
and do not save this for tomorow
embrace the past and you can live for now
and I will give the world to you

Speak louder that the words before you
and give them meaning no one else has found
The role we play is so important
we are the voices of the undergroud
and I would give the world to you

Say everything you’ve always wanted,
be not afraid of who you really are,
cause in the end we have each other,
and thats at least one thing worth living for,
and I would give the world to you

A million suns that shine upon me
A million eyes you are the brightest blue
Lets tear the walls down that divide us
and build a statue strong enough for two,

I pass it back to you
and I will beat for you,
cause I would give the world
and I would give the world
and I would give the world to you

This is the new year
A new begining
You made a promise
You are the brightest
We are the voices
This is the new year
We are the voices
This is the new year


happy new year y'all,
-poetry-

lyric from here.

2010 + 1 = 2011

waktu memang sesuatu yang sangat dewa. sekeras apapun kita mencoba menahannya. percaya deh! itu ga akan berhasil.
sy ingat banget tepat setahun yang lalu sy memimpi-minpikan punya blog.
well, di sisa-sisa tahun ini sy senang skali bisa list resolusi sy di blog ini.
um, bukan list juga sih. agak random gitu lah. masih amatiran ini.
jadi, bagaimana tahun baruan kalian? yah, apapun itu jangan terlalu berlebihanlah euphoria nya. Akan lebih bijak kalo kita coba renungin 1 tahun ke belakang dan siap-siap untuk melipat lengan baju lebih tinggi lagi. Bangsa kita masih bobrok sana-sini; Century, Gayus, KPK, kesenjangan sosial, pelayanan kesehatan yg tidak merata, kemelaratan dimana-mana, anak usia sekolah yang terpaksa kerja, kekejaman kita terhadap lingkungan, bla bla bla.. Jadi apa masih bijak untuk terlalu berhaha-hihi?
masih banyak tugas yang belum rampung. khususnya untuk kita; generasi penerus.

2010 : sangat banyak sekali amat banget yang sy pelajari :

- sy belum cukup pintar untuk kuliah di tempat yang sy idam-idamkan.

- kamu ga pernah sadar jika kamu sedang ngukir kenangan, so, enjoy your time,anak muda!

- perpisahan pasti selalu ada, tapi perpisahan tidak selamanya harus benar-benar menjadi perpisahan. Terkadang, ini hanya masalah pembiasaan.

- A trully friends will never ever left you. Even their going so far away. (thank's BRUTUSITUS! you make me learn about this. )

- Orangtua adalah pendamping paling juara yang diciptakan Allah buat sy. lebih dari terima kasih atas ketegaran yang kau tampakkan untuk anakmu yang sulit dimengerti ini. (gezz, I almost crying when i typed this)

- masa SMA benar - benar masa teringan dalam hidup. Semua terlalu menyenangkan untuk dilupakan :
haha-hihinya, hedon-hedonnya, pulang malamnya, sibuk-sibuknya, nyontek-nyonteknya, curhat-curhatnya, gosip-gosipnya, gencet-gencetnya, sinis-sinisnya kakak kelas, ekskul-ekskulnya. remed massalnya, nginap-nginapnya. The point is : nikmati masa SMA mu, jangan takut untuk melakukan kenakalan remaja. Tapi harus tetap bertanggung jawab sama kebebasanmu. Oke, kenapa saya bilang begini? karena sudah terlambat jika kamu ingin melakukannya saat kuliah. I swear it!

- biasakan dirimu berada dalam keadaan nyaman (setidaknyaman apapun itu) agar zona nyamanmu menjadi luas. kalo kamu tidak memberanikan diri untuk membuka diri dan menerima keterbatasan jangan berharap kau akan mendapatkan kenyamanan itu. karena seringkali semuanya hanya masalah sugesti. (makasih untuk kesmas A yang sudah berbaik hati menerima saya)

yah, what a nice 2010 for me. how about you?

2011 : oke, sy ga mau muluk-muluk pengen ini itu. Saya cuman berharap di 2011 dan tahun-tahun selanjutnya sy bisa menjadi orang yang membuat orang lain merasa nyaman ketika sy ada di dekatnya.

over all, happy new year!

once upon a time starts from now. don't just dream it! get it! 
-poetry- 

Wednesday, December 29, 2010

ARIF SUYONO MEMBUAT SAYA WOW.

Indonesia lagi demam bola
Indonesia lagi demam merah
si abege labil lagi keranjingan Irfan Bachdim,

bukan. ini bukan 17-an. ini karena even AFF. To be honest, sy ga begitu malah mungkin ga suka sama skali nonton sepak bola.
kalo bukan karena rasa nasionalisme yang tinggi, sy ga bakal ngikutin AFF kali ini. Itupun cuman final. sampe akhirnya sy mikir : apa mungkin Indonesia sial ya ditonton ama sy? perasaan, kemarin-kemarin menang mulu. maaf deh kalo gitu. sy juga penonton biasa yang tak luput dari kesalahan.

game is game. only one place for the winner. Tapi ini loh, sy baru tau kalo ada pemain Indonesia yang namanya ARIF SUYONO. (oke, silakan ketawa)
ampun, kharismanya itu loh. kalo kayak gini, 3 hari nonstop juga sy nonton deh, ikhlas.

bertambah satu lagi yang ingin saya temui selain the cash dan sheila on seven

P.S : 1. Buat pacar/istri Arif Suyono, maaf yah. sy cuman kagum kok. ga lebih.
2. Mulai sekarang sy bakal lebih sering nonton sepak bola.
3. Maaf jadi labil gini.hehe soalnya kalo ga post bisa ga tidur sy mikirin si Arif suyono.
4. cukup, sy yakin kalian semua udah ga tahan pengen muntah.

mencoba menjadi ababil,
-poetry-

Wednesday, December 8, 2010

Tugas Bahasa Indonesia

hari gini sy masih dapat tugas karangan? berasa kelas 4 SD.
jadi gini loh. dosen bahasa indonesia sy kasih tugas mengarang minimal 1 halaman tentang masa lalu.
sa coba share disini ya.
dibaca ga dibaca. terserah.
blog sy ini kok.




Masa lalu. Setiap orang pasti mempunyainya. Yang membuat beda adalah cara kita menanggapi masa lalu itu. Ada orang yang tidak ingin mengingat-ingat masa lalunya, mungkin karena terlalu pahit. Ada juga orang yang bahkan sepanjang hidupnya hanya dipenuhi oleh ingatan tentang masa lalu, yang malah membuatnya terjebak ke dalam itu hingga melupakan masih ada masa kini dan masa depan yang telah tanpa sadar ia habiskan sia-sia. Masa lalu juga bisa membuat perubahan pada masa depan. Oke, cukup. Saya menulis bukan untuk mendefinisikan masa lalu, tapi untuk menceritakan masa lalu saya yang menarik. Menurut dosen psikologi saya, masa lalu adalah sebelum hari ini. Kalau begitu, banyak sekali yang terjadi pada masa lalu saya.
11 September 1992, Jumat itu sungguh tenang, kemudian terpecah oleh tangisan seorang bayi mungil, yang baru saja membuat persetujuan sangat berat dengan Sang Khalik. Ya, banyak orang minta diberi hidup lama di dunia, tapi sungguh, sampai sekarang pun ku yakin, hidup itu amanah, ingin rasanya tetap di SurgaNya, bersama para bidadari, menjadi malaikat mungkin. Itulah hidup, amanah dan belajar, dan Insya Allah, saya siap untuk itu.
Tahun demi tahun pun berganti, ternyata gadis mungil itu kini tumbuh sangat subur, sampai sekarang pun saya bertanya-tanya, apa gerangan yang membuat ku tumbuh sangat subur? Apa gizi yang diberi padaku begitu baik? Ya, kini gadis itu sudah bisa berlarian di halaman rumah, sudah bisa mengeja A - B - C, sudah bisa membedakan warna pelangi, tentu saja, itu semua diajar di TK ku, TK Teratai. Gadis ini sangat pendiam, pemalu? Belum tentu! Sampai sekarang saya belum pernah menerima predikat itu, karena saya merasa tidak pemalu sama sekali, setiap orang kan punya hak untuk menentukan bagaimana mereka bersikap dan saya memilih untuk bersikap seperti ini. Setahun di TK cukup membuatku puas, dan cukup membuatku kompeten untuk mengeyam pendidikan di bangku SD, SDN Kompleks IKIP Makassar, disinilah lanjutan sekolah formalku diuji. Awal dari ku mengerti teman sebenarnya. Lagi, saya tumbuh jadi gadis tenang, tidak sebising kakakku yang dulu juga bersekolah di SD ini. Banyak yang bilang kami beda, ya, kami memang beda.Dan saya bangga dengan apa yang saya miliki, selama itu masih baik-baik di mataNya. Enam tahun di bangku SD, ada banyak pengalaman, berkenalan dengan teman-teman yang seru, dan juiga mengenal apa yang dibilang orang-orang cinta monyet, itu semua pelajaran menurutku. 

            Sampailah ketika aku masuk di bangku SMP. Lagi, saya mendapat kesempatan bersekolah di salah satu SMP Negeri yang cukup terkenal di Makassar, tapi tidak pernah mendapat pengakuan dari kakakku yang tadinya juga bersekolah disini. Pertama masuk, saya langsung duduk di kelas berindeks ‘A’. Katanya sih, itu kelasnya orang-orang pintar, artinya saya termasuk anak yang pintar dong, Alhamdulillah. Disini saya bertemu, lagi, dengan mereka yang kemudian ternyata tak disangka-sangka akan mengisi hidup ini dan menempati salah satu partisi khusus dalam hati yang kemudian tak tergantikan ; sahabat. Semoga akan selalu bersama, walau kelak setiap orang tentu punya jalannya masing-masing. Masa SMP saya menyenangkan. Sangat mungkin.
this is my classmate. ya ampun gayanya. waktu itu ini keren loh.

anyone recognize me? haha.

I met my blodchiz on junior high school

Lalu, tibalah saat melangkahkan kaki pertama kali dalam tangga tertinggi pendidikan resmi, SMA, saya melangkah ; mencoba belajar berjalan dengan baik ; di SMA Negeri 17 Makassar. Tiga tahun, cepat, tapi lama. SMA 17 penuh kejutan. Penuh hal yang bahkan tak bisa dilukiskan dengan deretan aksara. Inilah tombak terbesar dalam kehidupan saya selama ini. Tempat ini betul-betul hebat. Disini saya belajar tentang sesuatu yang lebih besar dari hukum Archimedes;kehidupan. Saya belajar bagaimana tanggung jawab, saya belajar bagaimana menjadi individu yang baik, saya belajar arti kebersamaan. Di tempat ini juga saya bertemu 36 orang ajaib yang kemudian saya sebut dengan saudara. Ya, saya memang mengenal mereka pada masa lalu. Tapi buat saya mereka adalah selamanya. Kita selalu berjanji untuk tetap menjaga ikatan ini. Bagaimana pun banyak hal telah kita lewati bersama. Mulai dari tertawa hingga tak dapat mengeluarkan suara sampai dijemur dibawah terik matahari selama berjam-jam. Dan mungkin rasanya akan lain bila bukan mereka dan semua momen saat bersama mereka adalah momen yang tak bisa dibeli. Saya percaya bahwa kebersamaan justru timbul disaat kita sedang rapuh.
with bidang 8 OSIS MPK (Sastra dan Budaya)

see the differences? well, it's not a big deal for us!

Blodchiz on Senior High School

with ANGKATAN 16 on our Gorgeus Prom Nite.

I've told u many times obout this. Haruskah sy mengulanginya?

Tapi,satu yang pasti, sekarang saya di sini, Universitas Islam Negeri. Dan saya sadar, saya harus berbuat sesuatu, akan ada sejarah keren dalam catatan kaki ini, saya akan tetap memaknai segala hal, karena tanpa sadar, ternyata kita tengah menoreh sebuah kenangan, whenever and wherever it is. Itulah cerita tentang masa lalu saya. Saya tidak memilih untuk menceritakan suatu momen khusus. Karena menurut saya, hal paling menarik dalam hidup ini adalah ketika kita dapat mempelajari sesuatu yang baru. Bagaimanapun, hidup adalah belajar.


Yang sedang larut dalam ingatan masa lalunya,
Dwi Putri Nursetyaningsih

p.s : waktu ngumpul tugas ini sy ga ngumpul sama foto-fotonya. murni cuman karangan aja.

Friday, December 3, 2010

just another jealous

nisa-fany-me

haha. well, foto di atas ironis dan dramatis sekali ya sodara-sodara..
oh iya, ada yang harus kalian mengerti. ini bukan manipulasi gaya loh.
waktu itu kita bertiga memang sedang totally badmood.
galau-galau gimana gitu..
cuman sy aja yang egois ketawa sendiri.haha
jadi kalo mau tau senyum palsu sy gimana, ya gitu (apasih?)

begini loh kronologisnya,
sepulang pikih (hal yang sangat sy benci untuk menjalaninya di kampus) kita memang sudah terbiasa nongkrong di tempat di atas, rasanya damai kalau ada disana, karena suasananya yang mellow-mellow dangdut tiba-tiba kita bertiga menggalau. kita larut dengan pikiran kita masing-masing.
nisa dengan boyfriendnya,
fany dengan someone unpredictablenya,
saya dengan.. ya, as usual. this imposibble feeling.

ya, saya cemburu. untuk kesekian kalinya.
dan ini menyakitkan. seperti biasanya.
maaf,blog! lagi-lagi sy buang sampah.

ga tau.
sy mau marah. sy siapa?
sy mau berontak. sy siapa?

ugh.

seseorang yang terbakar cemburu,
-poetry-